Mohamad Ali Jumawan
Perjalanan hidup manusia tidak bisa dipastikan, manusia hanya berusaha
Mohamad Ali Jumawan
Orang terkadang hanya melihat hasil atau yang tampak saat ini, padahal ada proses yang harus dilalui sehingga bisa seperti apa yang mereka lihat saat ini.
Mohamad Ali Jumawan
Saat orang yang mebesarkan, mendidik, dan menyayangi kita telah tiada dan tidak menyaksikan anak yang dibanggakannya telah menggapai harapannya, betapa kebahagiaan sekaligus kesedihan menyelimuti perasaan.
Mohamad Ali Jumawan
Tidak semua orang mendapatkan kesempatan yang sama, dan setiap orang memiliki jalan hidupnya masing-masing
Mohamad Ali Jumawan
Percaya atau tidak, garis tangan Tuhan itu ada. Kita tak kan bisa lari dari apa yang telah digariskan Tuhan, hanya Do'a yang bisa merubahnya
Tampilkan postingan dengan label usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label usaha. Tampilkan semua postingan
Senin, 26 Mei 2014
Senin, 19 Mei 2014
BISNIS ORIFLAME USAHA YANG MENGUNTUNGKAN DAN MENJALIN SILATURAHMI (Oriflame Rangkasbitung Kabupaten Lebak Provinsi Banten)
![]() |
| Saat pertama kali tampil di acara yang diselenggaran ORIFLAME |
Suatu hari kakak perempuan saya yang bernama Rosita berencana menikahkan anaknya yang pertama yang bernama Anita Faujiah pada tanggal 18 April 2014, beliau ingin dalam seserahan pernikahan anaknya tersebut diantaranya adalah alat-alat kecantikan produk dari ORIFLAME, lalu menyuruh istri saya agar belanja produk tersebut.
Dari situ lah asal muasalnya istri saya masuk menjadi member atau consultan ORIFLAME, tepatnya pada hari Senin tanggal 20 Januari 2014 istri saya resmi menjadi member atau consultan ORIFLAME. Pada awalnya hanya sekedar memenuhi permintaan sang Kakak, namun setelah banyak berhubungan atau berkonsultasi dengan Manager ORIFLAME mba Ika Fadjriah dan bu Tati Hartati, mulailah hatinya tertarik untuk memahami dan mengembangkan usaha ORIFLAMEnya, sebab banyak bonus yang menjanjikan dari bonus produk sampai bonus tambahan penghasilan, dan akhirnya istri saya mulai menekuni bisnis tersebut sampai sekarang.
Sore hari istri saya menawarkan Produk ORIFLAME dengan memperlihatkan Katalog ORIFLAME atau menyebarkan Katalog tersebut ke saudara, tetangga, teman dan para calon konsumen lainnya, sambil menawarkan untuk gabung bersama ORIFLAME. dan alhamdulillah mulailah banyak orang tertarik membeli produk ORIFLAME yang istri saya tawarkan bahkan banyak orang mulai bergabung menjadi member atau consultan ORIFLAME.
Awalnya saya biasa saja melihat peluang bisnis yang istri saya jalani, tapi setelah satu bulan berjalan mulailah sayapun tertarik untuk membantu istri saya menjalani usahanya, ternyata usaha ini menjanjikan. Akhirnya setiap malam saya buka internet dengan membuka situs www.oriflame.co.id, buka e-mail istri, membuka facebook istri, maklum istri saya kurang begitu lancar dalam menggunakan fasilitas internet.
Saya kasih tau cara melihat web ORIFLAME dan melihat fasilitas dari web ORIFLAME tersebut dan bagaimana menggunakan fasilitas dari web tersebut, mengajarinya membuat e-mail dan menggunakan fasilitas yang ada di Facebook.
Alhamdulillah, sekarang istri saya sudah mulai lancar berbisnis ORIFLAME nya. Bulan pertama bisa mencapai Consultan 3%, bulan ke dua dan ke tiga jadi Consultan 6%, dan bulan ke empat dan ke lima menjadi Consultan 9%. bulan ke enam Manager 12%. Target harapan istri saya kedepan terus meningkat menjadi Manager 15%, Manager 18%, Senior Manager 21%, Director dan seterusnya..... amiiiiin.
Bagi rekan-rekan, teman, tetangga, ibu-ibu, para pembaca dimanapun berada khususnya di wilayah Kota Rangkasbitung Kabupaten Lebak Provinsi Banten yang ingin membeli produk ORIFLAME atau mau bergabung bersama ORIFLAME (yang menyediakan produk kecantikan silahkan hubungi istri saya).
Terima kasih kepada mba Lusi Aprilianti, mba ika fadjriah, bu Tati Hartaty dan semua pihak atas semua dukungannya
Jumat, 18 Maret 2011
Mencoba Usaha Warnet
Dengan berbagai keterbatasan dana dan pengetahun mengenai Warnet, saya mencoba dengan tekad dan itikad baik serta serius untuk mencoba menjalani usaha mengelola Warnet.
Diawal perjalanan usaha warnet, berbagai masalah, tantangan dan cobaan menguji kesabaran dan keuletan untuk menjadi seorang Wirausahawan yang sukses. Mulai dari masalah dana, koneksi jaringan internet, Hardware sampai Software. Banyak hal-hal yang harus dikuasai untuk menghadapi berbagai kendala saat berjalannya usaha Warnet, tak selamanya usaha Warnet berjalan lancar dan mulus sesuai dengan apa yang kita bayangkan dan kita rencanakan.
Untuk membuka usaha warnet bagi pemula/baru mau coba-coba usaha Warnet, perlu diperhitungkan berbagai faktor dan hal-hal yang bisa saja terjadi, misalnya :
Jangan pernah takut memulai usaha Warnet, namun perlu diperhitungkan secara baik-baik untuk memulainya.
mohamad ali Jumawan
Diawal perjalanan usaha warnet, berbagai masalah, tantangan dan cobaan menguji kesabaran dan keuletan untuk menjadi seorang Wirausahawan yang sukses. Mulai dari masalah dana, koneksi jaringan internet, Hardware sampai Software. Banyak hal-hal yang harus dikuasai untuk menghadapi berbagai kendala saat berjalannya usaha Warnet, tak selamanya usaha Warnet berjalan lancar dan mulus sesuai dengan apa yang kita bayangkan dan kita rencanakan.
Untuk membuka usaha warnet bagi pemula/baru mau coba-coba usaha Warnet, perlu diperhitungkan berbagai faktor dan hal-hal yang bisa saja terjadi, misalnya :
- Dana yang telah kita perhitungkan untuk membeli berbagai kebutuhan Warnet ditambah perhitungan dana cadangan sebagai antisipasi biaya diluar perhitungan atau biaya yang tidak seharusnya dikeluarkan namun lupa tidak dimasukkan dalam perencanaan.
- Kebutuhan daya listrik, sebaiknya sebelum kita daftar untuk pasang baru atau tambah daya diusahakan untuk minta dicek dulu oleh petugas dari PLN berapa Amper atau berapa Watt sesungguhnya aliran listrik yang dibutuhkan untuk usaha Warnet kita. Hal ini menghindari pemasangan atau penambahan daya yang tidak sesuai, sehingga harus tambah daya lagi karena tidak sesuai kebutuhan yang seharusnya.
- Jangan lupa koneksi internet kalau pake speedy perhitungkan paket apa yang cocok untuk Warnet kita dengan memperhitungkan banyaknya client dan kebutuhan koneksi (buat browsing aja, download, atau game), apakah cukup 1 Mbps, atau 2 Mbps, 3 Mbps atau mungkin lebih besar lagi.
- Spesifikasi komputer harus diperhitungkan sebab ini mempengaruhi kebutuhan konsumen yang cenderung membutuhkan fasilitas yang lebih tinggi misalnya game online.
- Perlunya melihat kondisi kultur dan pangsa pasar di lingkungan kita, sebab ini akan mengarahkan kita dalam membuka usaha warnet, dari layout/tata ruang Warnet, fasilitas Warnet, maupun pelayanan terhadap konsumen.
- Kalau belum berpengalaman untuk membuka usaha Warnet, saran saya banyaklah bertanya kepada kawan-kawan kita yang lebih dulu membuka usaha Warnet dan kalau bisa mintalah bantuannya, sebab hal ini bisa mengurangi resiko yang mungkin akan merugikan kita.
Jangan pernah takut memulai usaha Warnet, namun perlu diperhitungkan secara baik-baik untuk memulainya.
mohamad ali Jumawan
Perjalanan Membangung Usaha Warnet Satelit.Net Rangkasbitung
Awal cerita pada buan Januari 2006 tesirat rencana ingin memiliki sebuah usaha, usaha tersebut harus sesuai dengan hoby, kemampuan dan pengalaman yang saya miliki. Walau sebetulnya saya oleh Allah SWT telah diberikan anugrah pekerjaan sebagai Pegawai Negeri Sipil Daerah Kabupaten Lebak yang notabene memiliki penghasilan tetap, namun jiwa usaha/dagang yang ada dalam diri ini sebagai warisan dari kedua orang tua termasuk kakek dan nenek saya tidak bisa lepas begitu saja.
Saya mengenal komputer sejak mengenyam pendidikan di SMEA Negeri Rangkasbitung, mulai sistem DOS (Disk Operating Sistem), Word Star, dan Lotus. Dengan berjalannya waktu mulailah mengenal Windows Work Group, Windows 95, Windows 98, Windows 2000, Windows ME, Windows XP, Windwos Vista dan Windows 7, begitupun Program Office dari 95 s/d sekarang 2007. Selain itu saya mempelajari Corel Draw 5,6,7,8,9,10,11 sekarang X4. saya mulai mempelajari secara serius mengenai bagaimana memperbaiki komputer (service) sejak tahun 1999, saya pernah memiliki Retal Komputer dengan menerima pengetikan, kursus komputer, perbaikan komputer dan jual beli komputer sampai akhirnya saya berhenti ketika saya diangkat menjadi PNS pada tahun 2005.
Dari itulah maka pada bulan Mei 2010 saya menceritakan niat saya untuk membuka usaha Warnet itu kepada istri, dan keluarga kandung saya terutama adik saya Agung Mujiyono, sebab dia memiliki hoby yang sama dengan saya yaitu Teknologi Komputer dan kebetulan habis kontrak sebagai salesman di sebuah perusahaan. sebelumnya saya menanyakan kepada keponakan saya Rizky perihal anak-anak di Jaura (lingkungan dimana saya buka Warnet) apa yang mereka sukai? apakah mereka suka ke Warnet (Ngenet)? dan apa yang biasa mereka lakukan di Warnet lain, dan ternyata di lingkungan itu kebanyakan suka main Game (baik PS maupun online) dan Facebook. Apakah kalau membuka usaha Warnet di sini (jaura) bakal banyak pengunjungnya? dan lain-lain.
Akhirnya pada bulan Juni 2010 saya pinjam uang ke Bank BRI dengan jaminan SK sang istri dan memperoleh uang pinjaman sebesar kurang lebih 25 juta. Pada bulan Juli tepatnya tanggal 13 Juli 2010 mulailah pemasangan Jaringan Telepon, Speedy, dan Instalasi Komputer beserta Perlengkapan yang dibutuhkan warnet.
Dengan modal komputer 5 unit Client dan 1 unit Server mulailah membuka usaha warnet. Awal usaha berbagai promosi saya lakukan dan pemasukan cukup menjanjikan selama 3 bulan berjalan, namun setelah itu kejenuhan mulai melanda para pengunjung ini dapat dirasakan dengan berkurangnya pendapatan, sampai pada satu saat hanya bisa bayar biaya operasional. Pada bulan ke 6 dan ke 7 dirasa mulai stabil, ada sisa lebih dari pendapatan setelah biaya operasional, namun belum mencapai pendapatan seperti bulan pertama s/d bulan ketiga. Walau begitu ini cukup membantu memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.
Pada bulan 10 Maret 2011 saya dan adik saya (agung) mulai mencoba mempelajari jaringan Wireless, kemudian membeli perlengkapan kebutuhan jaringan tersebut ke Jakarta; mulai dari Antena Omni TP-Link, Antena Grid TP-Link, Access Point + POE TP-Link, Penangkal Petir, Cabel Pigtail, Kabel UTP, RJ 45, dan Tiang Besi (beli di Rangkas). Pada tanggal 11 Maret 2011 mulailah pemasangan semua peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan, alhasil di rumah saya di Cibahbul yang tidak ada jaringan telepon sehingga tidak dimungkinkan memasang speedy bisa terkoneksi internet melalui jaringan Wi-fi dengan frekwensi 2,4 GHz dengan jarak kurang lebih 400 meter dari Warnet Satelit.Net (dimana Access Point berada).
Dan hari ini Jum'at tanggal 18 Maret 2011 mulailah saya membuat blog ini dan bercerita tentang perjalanan usaha Warnet Satelit.Net sampai bisa koneksi internet melalui Wi-Fi di rumah dengan menumpang koneksi speedy dari Warnet Satelit.Net.
Dan hari ini Jum'at tanggal 18 Maret 2011 mulailah saya membuat blog ini dan bercerita tentang perjalanan usaha Warnet Satelit.Net sampai bisa koneksi internet melalui Wi-Fi di rumah dengan menumpang koneksi speedy dari Warnet Satelit.Net.
Yang saya rasakan sekarang, usaha warnet berjalan, di rumah bisa koneksi internet, ilmu semakin bertambah, wawasan semakin luas, belajar menjadi enterpreneur.
Ada harapan kedepan untuk memiliki tanah dan bangunan sendiri di pinggir jalan yang strategis dengan jumlah client yang lebih banyak lagi, namun masih sebatas harapan. Semoga suatu saat nanti harapan ini bisa tercapai.
Semoga cerita ini menjadi motivasi bagi pembaca....amiin.
mohamad ali jumawan
Ada harapan kedepan untuk memiliki tanah dan bangunan sendiri di pinggir jalan yang strategis dengan jumlah client yang lebih banyak lagi, namun masih sebatas harapan. Semoga suatu saat nanti harapan ini bisa tercapai.
Semoga cerita ini menjadi motivasi bagi pembaca....amiin.
mohamad ali jumawan



.jpg)






